Welcome Comments Pictures

IKI OPO ?

KESERUAN ADA DISINI

L@BeL

LEBIH SERU KLIK DI SINI

Tampilkan postingan dengan label DIMENSI LAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIMENSI LAIN. Tampilkan semua postingan

Februari 07, 2022

AKU DIKEJAR BANASPATI


Saat berusia 11 tahun, aku mengalami kejadian yang mengerikan dan diluar logika manusia yang sampai saat inipun masih ada dalam ingatanku.
Ketika itu sekitar tahun 1959 aku bersama kedua orangtuaku harus tinggal di sebuah desa di Wonosari Gunungkidul Yogyakarta karena ayahku mendapat tugas dinas disana sebagai kepala sekolah di sekolah SD Negeri.
 

Maret 31, 2013

KISAH MATI SURI



 KISAH  "MATI SURI" part 1

Perkenalkan namaku Sun , ketika aku berumur 10 tahun aku pernah merasakan mati suri , Semua itu terjadi secara tiba-tiba, akupun tak tahu dengan apa yang terjadi padaku, ketika itu aku merasa telah dibawa terbang oleh dua orang tak kukenal yaitu seorang perempuan dan satunya lagi adalah seorang laki-laki . Mereka berpakaian jubah putih panjang hingga kakinyapun tak terlihat olehku .

Dalam terbangku , mereka menggandengku melewati padang yang sangat luas , rumah ataupun pohon tak satupun kulihat. Aku terbang sangat cepat sekali menuju ke arah barat untuk beberapa saat , tapi tiba-tiba mereka menghentikannya dan berbalik arah terbang lagi menuju ke arah timur,  semuanya membingungkan dan aku hanya mengikuti saja apa mau mereka karena aku hanyalah seorang anak yang tidak tahu harus berbuat apa dengan situasi seperti itu sehingga aku hanya pasrah saja dibawa terbang kesana kemari oleh mereka.

Januari 24, 2012

KISAH SEORANG INDIGO PART 1





Aku Bisa Melihat Mereka
(Cerita nyata yang tidak semua orang akan percaya)

Jujur, aku nggak pernah membayangkan kalau hidupku akan sedekat ini dengan dunia yang tak kasat mata. Dunia yang penuh warna, tapi bukan warna yang indah. Sejak kecil, aku sudah bisa melihat mereka  makhluk-makhluk dari dimensi lain. Dan hingga sekarang... penglihatanku masih sama.

Sering aku berdoa agar bisa menjalani hidup seperti orang normal, tanpa harus melihat yang tak terlihat. Tapi entah kenapa... mataku seperti ini. Mereka selalu muncul. Menampakkan diri. Seolah-olah mereka ingin aku tahu : "Kami ada, dan kamu tak bisa mengabaikan kami." Kadang aku merasa berdosa karena tak bersyukur atas ‘kelebihan’ ini. Tapi sungguh... kalau kalian ada di posisiku, kalian akan mengerti. Ini bukan kelebihan, ini seperti siksaan.

Aku tersiksa, aku sering membeku. Tak bisa bicara. Badanku kaku, seperti tertahan oleh sesuatu yang tak kasat mata. Kadang aku lari, tapi mereka malah makin mendekat. Seolah mengejek, "Kau bisa lari, tapi tak bisa sembunyi dan kamu akan selalu melihat kami"

Pernah, waktu sekolahku ngadain perkemahan di Candi Prambanan, malam itu semua peserta ikut acara jerit malam. Aku harus balik dulu ke tenda karena ada barang yang harus kukembalikan. Hati kecilku udah teriak, "Jangan balik sendirian!" Tapi... aku tetap kembali. Tempat perkemahan kosong. Sepi. Nggak ada satu pun penjaga.

Dan... seperti sudah bisa ditebak. Mereka menyambut kedatanganku.... apa yang kupikirkan akhirnya kejadian juga, setelah kukembalikan barangku... aku langsung berlari sekencang-kencangnya untuk pergi ! tapi tak disangka... dua sosok makhluk tak terlihat ikut berlari di sampingku dan yang satunya... ada di belakangku. Nafas mereka... terasa di leherku. Aku cuma bisa teriak dalam hati :

"Ya Allah... tolong aku... siapapun... tolong aku!!"

Aku jadi bulan2nan mereka, bahkan ada juga yang sedang menontonku karena waktu itu memang banyak sekali makluk2 itu,  aku bagaikan hiburan buat mereka. Andaikan aku tidak harus kembali hanya karena sebuah barang, tidak bakalan juga aku ketakutan seperti ini... Astafirrullah....... begitu nyata bagiku.


Belum lagi dirumahku sendiri yang dekat dengan pemakaman, banyak sekali yang pernah kulihat. 
Waktu itu jam 9 malam, aku belum tidur, ketika aku mau ke kamar mandi seringkali aku melihat sosok kepala tanpa tubuh yang sangat mengerikan, biasanya tempat mangkalnya dia dijemuran rumahku,  kepalanya besar, mengambang, mulutnya lebar dengan lidah yang menjulur hampir hampir 20 cm, dengan hidung yang tidak berbentuk dan warna kulitnya mirip kulit kerbau, Dan yang paling bikin aku merinding dia tersenyum ke  arahku ....hiiiiiiii, pokoknya ngeri deh.

Dan itu belum yang paling aneh.

Ada juga anak kecil yang suka muncul di kamar mandi. Sekitar jam 11 malam, dia terlihat bermain air. Lucu sih... wajahnya mirip banget sama ayahku. Kata ibuku... mungkin itu adikku yang sudah meninggal saat masih bayi. Waktu aku kelas 2 SD, aku sering main air sama dia. Kukira dia temanku. Tapi sekarang, aku baru sadar... dia bukan manusia.
Sekarang aku sudah SMA kelas 2 dan dia juga sudah besar, umurnya sekitar 9 tahunan. Dan  kenangan itu masih terekam jelas.


Oiya, sekolahku juga nggak kalah horornya. Sekolah tua peninggalan zaman Belanda, yang merupakan salah satu cagar budaya di Yogyakarta . Suatu pagi, saat pelajaran berlangsung, aku melihat seorang gadis Belanda. Pakai gaun putih panjang, kadang juga gaun merah. Dia duduk di ayunan eh bukan, itu sebenarnya besi tempat lampu dan dia menyanyi... pelan... lirih. Besi itu goyang-goyang sendiri. Kukira temanku juga lihat. Tapi pas kutanya, mereka cuma jawab, “Nggak ada apa-apa tuh…”

Aku cuma bisa nyengir kecut sambil bilang,
“Tiung… tiung… tiung… horor lagiiii dong...”


Itu baru sebagian kecil dari kisah hidupku. Jadi, buat kalian yang tidak punya "kemampuan lebih" seperti aku, bersyukurlah. Kalian tidak tahu betapa menderitanya bisa melihat yang tak ingin dilihat.

Oke deh... segitu dulu ceritaku malam ini. Lain waktu kalau kalian belum kapok, aku bakal sambung lagi... dengan kisah-kisah yang lebih... menegangkan.
Sampai jumpa di dunia nyata...atau... di dunia yang lain.


The source of the story : P. Indra
The writer of this story : Nidediary

LEBIH SERU KLIK DI SINI

POPULAR POSTS