![]() |
| nidediary.blogspot.com |
Ketika kita sedang menjalin sebuah hubungan, ada saat di mana mungkin kita mulai merasa asing. Bukan karena jarak fisik yang memisahkan, tapi karena jarak emosional yang tak terasa tumbuh di antara dua hati. Salah satu tandanya ketika pasangan kita nggak lagi mendengarkan ataupun menghargai kita.
Di awal- awal hubungan, semuanya terasa hangat. Setiap kali kita cerita didengarkan dengan penuh antusiasme dan perhatian. Tapi seiring berjalannya waktu, perlakuan seperti itu mulai memudar. Ucapan kita sering kali dipotong sebelum selesai, pandangan pasangan kita saat kita bicara mulai tidak fokus, dan ada yang lebih buruk lagi pasangan kita tampak nggak peduli.
Mungkin ada diantara kalian yang pernah ada di situasi seperti ini di mana kita cerita, tapi kayak ngomong sama tembok? Awalnya sih biasa aja. Kita mikir, "Ah, mungkin dia lagi capek." Tapi lama-lama, kok semakin sering. Kalau kita ngomong, dia malah cuek atau apalah. Kita lagi curhat, dia malah motong dan merubah topik. Sampai akhirnya kita mulai banyak mikir sendiri, nyimpen sendiri dan lebih baik diem aja, karena ngerasa udah nggak ada tempat buat cerita, percuma ngomong kalau nggak didengerin juga. Padahal dulu enggak begitu. Dulu dia dengerin, sabar, bisa jadi tempat pulang. Tapi sekarang? ........
Kadang, ini bukan tentang masalah besar. Tapi tentang luka kecil yang terus-menerus datang. Cerita-cerita kita yang dianggap remeh. Isi hati yang diabaikan. Dan akhirnya kita merasa sendirian walaupun berada dalam suatu hubungan yang seharusnya dijalani berdua dan saling mendukung.




